Rabu, 07 Agustus 2013

" PUISI YANG MENGGUAH HATI "

 JANGAN MENANGIS, ADIKKU


Kita hidup diantara orang dewasa, adikkuTak ada tempat buat anak-anak seperti kitayang merepotkan, menjengkelkan

Kita hidup dalam kepungan kemarahan, adikkuTiada ruang untuk berbagi kasih dengan kitayang akan meruntuhkan kekejaman

Tetapi banyak ruang untuk kita, adikkuKita adalah alat propaganda orang dewasauntuk memanipulasi penderitaan

Makanlah adikku, selagi aku bisa menyuapimuSelagi aku masih ada waktu,karena sebentar lagi para orang dewasa mengajarikumengangkat senjata memerangisaudara-saudara kita sendiri

Kita hidup di zaman darurat, adikkuMasa kanak-kanak kita dipangkasuntuk cepat dewasadan memahami keadaan

Kita hidup di zaman edan, adikkuBiarkan aku menyuapimuselagi aku masih waras mengenalimusebagai saudaraa

Makanlah, makanlah, adikkuair matamu sangatlah mahalsisakan untuk hal yang lebih penting:hidup di masa depan!

Tetapi mungkinkah kau akan menemui masa depan itu?Aku tak tahu, adikku.Jangan habiskan air matamu sekarang!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar