JANGAN MENANGIS, ADIKKU
Kita hidup diantara orang dewasa, adikkuTak ada tempat buat anak-anak seperti kitayang merepotkan, menjengkelkan
Kita hidup dalam kepungan kemarahan, adikkuTiada ruang untuk berbagi kasih dengan kitayang akan meruntuhkan kekejaman
Tetapi banyak ruang untuk kita, adikkuKita adalah alat propaganda orang dewasauntuk memanipulasi penderitaan
Makanlah adikku, selagi aku bisa menyuapimuSelagi aku masih ada waktu,karena sebentar lagi para orang dewasa mengajarikumengangkat senjata memerangisaudara-saudara kita sendiri
Kita hidup di zaman darurat, adikkuMasa kanak-kanak kita dipangkasuntuk cepat dewasadan memahami keadaan
Kita hidup di zaman edan, adikkuBiarkan aku menyuapimuselagi aku masih waras mengenalimusebagai saudaraa
Makanlah, makanlah, adikkuair matamu sangatlah mahalsisakan untuk hal yang lebih penting:hidup di masa depan!
Tetapi mungkinkah kau akan menemui masa depan itu?Aku tak tahu, adikku.Jangan habiskan air matamu sekarang!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar